Showing posts with label Kisah. Show all posts
Showing posts with label Kisah. Show all posts

Saturday, December 3, 2016

Imam Syafi’i Sang Jenius Legendaris

Beliau lahir tahun 150 H, yaitu pada tahun meninggalnya Imam Abu Hanifah rahimahullah. Nama lengkapnya Abu Abdullah Muhammad bin Idris bin Abbas bin Utsman bin Syafi’i bin Saib …


Imam Syafi’i  Sang Jenius  Legendaris
Beliau lahir tahun 150 H, yaitu pada tahun meninggalnya Imam Abu Hanifah rahimahullah. Nama lengkapnya Abu Abdullah Muhammad bin Idris bin Abbas bin Utsman bin Syafi’i bin Saib bin Ubaid bin Abdul Yazid bin Hasyim bin Al-Mutholib bi Abdi Manaf bin Qushai Al-Quraisy Al-Mathlabi Asy-Syafi’i Al-Hijazi Al-Maliki.
Beliau mengembara mencari ilmu agama, nahwu, adab dan juga fiqih, membaca Al-Muwatho’ dihadapan Imam Malik, bahkan menghafal lancar hingga Imam Malik kagum akan bacaannya. Kecerdasan yang luar biasa, akhlak yang mulia dan berpegang teguh dengan Sunnah. Selain itu beliau sering berdiskusi dengan Muhammad bin Al-Hasan di Irak, menyebarkan hadits, menanamkan kaidah-kaidah mahzhab dalam menetapkan hukum dan menyebarkan Sunnah Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam. Dan Imamnya ahli hadits zaman itu, Abdurrahman bin Mahdi meminta beliau menulis sebuah buku tentang Ushul Fiqih. 
Diantara Perkataan Mulia Beliau
Beliau seorang yang fakir, sebagaimana perkataannya : “ Aku tidak memiliki harta dan sejak kecil telah menuntut ilmu ( pada waktu berumur dibawah 13 tahun ) dan aku pergi belajar  dengan meminta punggung kulit buku ( kulit buku yang telah dipakai) dan aku menulis pelajarannya di sisa kertas tersebut”.
Imam Syafi’i rahimahullah mengatakan :
“Kebaikan dunia dan akhirat terdapat dalam 5 hal :
  1. Jiwa yang senantiasa merasa cukup.
  2. Menolak gangguan
  3. Usaha yang halal
  4. Taqwa
  5. Selalu yakin terhadap Allah ‘Azza wa Jalla apapun yang terjadi ”.
Harmalah berkata, “Aku mendengar Asy Syafi’i berkata, ‘ Aku mendambakan semua ilmu diamalkan oleh orang sehingga aku mendapatkan pahala, namun mereka tidak pernah memujiku‘”.
Bukti Kecerdasan Asy-Syafi’i
Ada sebagian ulama Iraq ingin menguji kecerdasan beliau dalam menjawab teka-teki yang rumit.  Khalifah  Harun  Al-Rasyid yang sangat mengagumi kepandaian beliau juga hadir dalam majelis tersebut. Diantara teka-teki yang diajukan kepada beliau adalah : 
  1. Bagaimana pendapatmu tentang seseorang yang menyembelih kambing dirumahnya kemudian dia keluar untuk suatu keperluan, lalu dia kembali lagi, lantas dia berkata kepada keluarganya, “ Makanlah kambing ini!, sungguh kambing ini haram bagiku!”, keluarganyapun berkata, “Demikian juga haram bagi kami”?. 
Jawaban Imam Syafi’i rahimahullah  :
“ Sesungguhnya laki-laki tersebut merupakan orang musyrik. Dia menyembelih kambing atas nama berhala, lalu dia keluar dari rumahnya untuk suatu keperluan dan ternyata Allah memberi hidayah kepadanya. Untuk memeluk agama Islam lalu dia masuk Islam, maka kambing tersebut haram baginya. Ketika para keluarganya tahu bahwa lelaki tersebut masuk Islam, maka merekapun ikut masuk Islam, maka kambing tersebut juga diharamkan atas mereka”.
  1. Ada dua muslim yang sama-sama berakal minum arak. Salah satunya dikenai hukuman sedangkan yang lainnya tidak dikenai hukuman ?
Beliau menjawab : “Sebab salah satunya baligh, sedangkan lainnya masih kecil (belum baligh)”.
  1. Ada lima orang melakukan zina terhadap seorang perempuan maka orang pertama harus dibunuh, orang ke dua dirajam, orang ketiga dikenai hukuman zina (non rajam,pent.), orang ke empat dikenai separoh dari hukuman zina dan orang kelima tidak dikenai sanksi apapun. 
Jawab beliau : “ Orang pertama menganggap zina merupakan perbuatan yang halal sehingga dia murtad dan dia harus di bunuh. Orang kedua adalah muhshon ( orang yang pernah menikah, orang ketiga adalah ghoiru muhshon ( belum pernah menikah ) orang ke empat adalah budak. Sedangkan orang kelima adalah orang gila”.
  1. Ada dua laki-laki diatas loteng rumah, salah satunya terjatuh dan mati. Anehnya istri lelaki satunya yang masih hidup menjadi haram baginya.
Imam Syafi’i pun menjawab:
 Sesungguhnya lelaki yang terjatuh sampai mati menikahkan anak perempuannya kepada budaknya yang menemaninya di atas loteng. Ketika laki-laki tersebut meninggal dunia maka anak perempuannya memiliki budak yang merupakan suaminya sendiri, maka perempuan tersebut haram baginya”. 
Begitulah Imam Asy-Syafi’i, sosok cerdas, banyak ide, tajam pemahaman dan bagus daya tangkapnya. 
———————————————–
Penulis: Isruwanti Ummu Nashifah
Murojaah: Ustadz Sa’id Abu Ukasyah
Referensi :
  1. Hiburan Orang-Orang Sholih ( terjemahan.), Muhammad Amin Al-Jundi, Pustaka Arofah, Solo, Cetakan ke- I 2011
  2. Perjalanan ‘Ulama Menuntut Ilmu ( terjemahan ) Abu Annas Majid Al-Bantani , Darul Fallah, Bekasi, cet ke 4 2012
 Sumber [] Republised LintasMenara

Monday, November 21, 2016

Bertahanlah dengan Orang yang Sama-Sama Ingin Berjuang

 
Jatuh cinta seperti memberimu kekuatan ‘super’ untuk tetap bertahan memperjuangkan orang yang anda cintai, tak perduli orang itu mencintai sepertimu atau tak. Kadang, walau dia tak mecintai kita, namun kita selalu yakin bila dia juga miliki persaan cinta yang sama....tapi blm tentu juga

Tetapi seberapa hebat apa pun kekuatan cinta yang diterimamu itu tetap saja tidak akan berfungsi atau tak ada apa-apanya bila yang jatuh cinta hanya dirimu sementara dia cuma mencintaimu sekedarnya saja.

Anda Haru Meyakini Kalau Tak Bakal Pernah Ada Kata “Kita” Bila Cuma Salah Satu Yang Berjuang

Sadarlah bila anda pilih berjuang mempertahankan satu jalinan dengan orang yang cuma ingin diperjuangkan, jadi akan tidak pernah ada kata kita. Anda serta dia tidak akan pernah jadi kita bila dia tidak ingin memperjuangkan dirimu.

Berjuang Sendiri Sama Dengan Jalan Ditempat, Anda Tak Bakal Sampai Pada Tujuan Yang Ingin Anda Capai

Berjuang sendiri sama saja seperti anda jalan ditempat anda memang tampak mengusahakan semua usaha tapi percayalah sesungguhnya usahamu akan tidak mengubah apa pun selama dia tak inginkan hal yang sama seperti dirimu. Apa pun yang kamu lakukan serta yang bakal anda lakukan cuma bakal terbuang percuma bila dia tak benar-benar inginkan dirimu.

Bila Anda Telah Terlajur Mencintainya Mundur Tetaplah Jadi Pilihan Yang Paling Pas Untuk Menyelamatkan Dirimu Dari Patah Hati

Sebesar apa pun cintamu, sesayang apa pun anda sama dia, sepeduli apa pun anda sama dia, sejumlah apa pun anda tahu dia tetap harus pilihan anda yaitu mundur dari memperjuangkan untuk memilikinya bila dia tak inginkan dirimu.

Anda mesti sadar meskipun anda terasa apa yang anda lakukan buat dia itu yaitu yang paling baik untuk dia belum pasti dia terasa kalau yang paling baik yang anda kerjakan yaitu yang paling baik untuk dianya.

Pilih Bertahan Cuma Bakal Membuatmu Membuang-Buang Airmata Dengan cara Percuma

Memperjuangkan orang yang ingin diperjuangkan itu sakit, anda mesti berkorban banyak rasa, berorban cemburu, geram, benci tapi terikat oleh rasa sayang, rasa yang seperti itu menyakitkan bukanlah. Bila dia masihlah saja tidak mau berjuang sepertimu anda pastinya akan tetaplah rasakan rasa yang sama, rasa sakitnya berjuang sendiri.

Bahagia Yaitu Suatu hal Yang Paling Susah Bila Yang Berjuang Hanya Dirimu Seseorang

Bila cuma dirimu saja yang berjuang telah pasti bahagia jadi suatu hal yang susah buat kamu raih, bisa jadi anda cuma punya mimpi temukan bahagia dengan orang yang bila dikejar makin menjauh, bila di perhatikan makin acuh kepadamu. Lantas anda bakal rasakan bahagia dari tempat mana, bila dia seperti itu?

Waktu Ini Melepas Yaitu Hal Yang Paling sulit Namun Menanti Lebih Lamapun Tetaplah Saja Anda Mesti Melepaskannya

Mungkin saja sekarang ini anda terasa melepaskannya jadi suatu hal yang begitu susah serta anda pilih menginginkan menanti sedikit lebih lama dengan harapan dia bakal berumah jadi turut berjuang seperti dirimu. Yakinlah bila anda yakini hal semacam itu anda sangat bodoh, karenanya yaitu suatu hal yang tidak mungkin yang cuma dapat diwujudkan bila anda tidur.

Bertahanlah Dengan Seorang Yang Sama-Sama Menginginkan Berjuang Supaya Anda Tak Membuang-Buang Kebahagiaanmu

Hidup cuma sekali serta bahagia yaitu pilihan, bila anda menginginkan hidup bahagia berjuanglah dengan seorang yang menginginkan berjuang denganmu, lantaran bakal membawa hasil (menyatu). Serta berjuang berbarengan lebih gampang daripada berjuang sedirian.